Sabtu, 24 November 2012

SEPUTAR KLINIK SANITASI PUSKESMAS



Sanitation-1Apa itu klinik sanitasi ?
Klinik sanitasi adalah Ruang Pelayanan Informasi tentang upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit berbasis lingkungan.
Apa itu Penyakit Berbasis Lingkungan ?
Disebut Penyakit berbasis lingkungan, karena sumber penyakitnya berasal dari lingkungan yang jelek (air, udara, tanah yang tercemar), yaitu Penyakit Diare, Kecacingan, ISPA, Malaria, DBD, TB, Paru, Kulit/ Gatal-gatal, Keracunan Makanan/ minuman/ Pestisida dan keluhan akibat lingkungan yang buruk/akibat kerja.



Dimana klinik Sanitasi Berada ?
Klinik Sanitasi Berada di Puskesmas dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program pelayanan Puskesmas.

Siapa yang Bertugas di Klinik Sanitasi?
Petugas sanitarian Puskesmas / Petugas Penyuluh Puskesmas

Apa Keuntungan yang diberikan dari Klinik sanitasi ?
Terhadap Pasien :
1. Dapat mengetahui penyebab sakitnya
2. Mampu melakukan pencegahan terhadap berbagai penyakit akibat lingkungan

Terhadap Petugas
1. Dapat Mengetahui secara tepat Gaya Hidup Pasien dan Kondisi Lingkungan Pasien
2. Dapat memberikan saran yang tepat kepada pasien sesuai dengan masalah yang dihadapinya
3. Dapat Menyusun Rencana Intervensi Perbaikan Lingkungan

Alur Pelayanan Klinik Sanitasi di Puskesmas :
1. Loket
    Di loket dilakukan pengisian kartu status pasien setelah mendapat kartu status pasien ke ruang periksa
2. Ruang Periksa
    Pasien yang menderita penyakit berbasis lingkungan dirujuk ke ruang Klinik Sanitasi
3. Ruang Klinik Sanitasi
4. Apotik
   Pasien ke Apotik untuk mengambil Obat
5. Pulang
   Untuk Klien bisa Langsung Ke Ruang klinik sanitasi.

Bekal yang harus dimiliki seorang Petugas Klinik Sanitasi :
1. Komunikasi
  • Mampu berkomunikasi efektif dengan menguasai isi pesan yang akan disampaikan
  • Mampu memahami topik yang disampaikan
  • Menguasai sasaran dan bina hubungan balik
  • Perlihatkan minat terhadap topik yang dibicarakan dengan pasien
  • Berbicara dengan suara yang dapat diterima sasaran
  • Mampu mengekpresikan pikiran dan perasaan
  • Mampu memilih media yang sesuai dengan topik yang sedang dibahas dan latar belakang budaya dari sasaran
2. Wawancara
  • Lakukan salam, sapaan yang diikuti dengan jabat tangan, senyuman dan ucapan yang bernada simpatik terhadap pasien ( misalnya apa yang dapat saya bantu sambil mempersilakan duduk)
  • Mulai wawancara dengan pembukaan selanjutnya wawancara dengan menggunakan formulir penyakit yang sesuai dengan penyakit penderita.
  • Dalam melakukan wawancara, seorang petugas klinik sanitasi/Penyuluh berekspresi atau berprilaku seperti bukti-bukti seorang yang baik.


3. Kunjungan Rumah
4 (empat) Langkah Kunjungan Rumah yang diarumuskan dalam Akronim : SANITASI
  • SA = SALAM
Ucapkan salam sesuai dengan kebiasaan setempat.
Sapa keluarga dengan baik, bicarakan hal-hal yang umum disekitar rumah tangga, anggota keluarga dan tanyakan kegiatan keluarga sehari -hari
Sampaikan maksud dan tujuan kedatangan sesuai kesepakatan waktu pasien berkunjung ke Puskesmas.
Tegaskan bahwa maksud kedatangan petugas adalah untuk membantu keluarga dalam memecahkan masalah kesehatan.
  • NI = NIAT YANG TULUS
Niat petugas yang tulus akan membantu memecahkan masalah kesehatan keluarga yang berhubungan dengan lingkungan.
  • TA = NYATAKAN DAN JELASKAN
Tanya dan jelaskan hubungan kurangnya pengetahuan dengan masalah dan penyebab masalah :
Kurangnya pengetahuan tentang sarana pelayanan kesehatan yang tersedia dan jelaskan pemanfaatannya.
Ketersediaan dana dan bahan kemungkinan untuk perbaikan lingkungan
Gunakan formulir yang berhubungan dengan penyakit penyakit penderita
  • SI = SIAPKAN SARAN PEMECAHAN
Siapkan saran Pemecahan
Setelah mengetahui pengetahuan sikap dan perilaku serta ketersediaan sarana untuk perbaikan lingkungan, petugas menyimpulkan hasil kunjungan dan memberikan saran pemecahan yang sederhana, murah dan mudah dilaksanakan.

http://pkmtanjungpalasutara.blogspot.com/2011/03/seputar-klinik-sanitasi-puskesmas.html

0 komentar:

Poskan Komentar