Sabtu, 24 November 2012

Teori Surveilans Kesmas

Definisi dan Pengertian Surveilans Kesehatan Masyarakat


Sebagai refresh rekan-rekan Sanitarian, berikut beberapa pengertian surveilans kesehatan masyarakat menurut beberapa ahli. Surveilans penting kita pahami, khususnya terkait (elaborasi) dengan teori simpul Ahmadi. Juga, surveilans menjadi vital juga karena pijakan pola fikir kita sejauh menyangkut konsep dasar Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan (ADKL). Menurut German (2001), surveilans kesehatan masyarakat (public health surveillance) adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara terus¬ menerus berupa pengumpulan data secara sistematik, analisis dan interpretasi data mengenai suatu peristiwa yang terkait dengan kesehatan untuk digunakan dalam tindakan kesehatan masyarakat dalam upaya mengurangi angka kesakitan dan kematian, dan meningkatkan status kesehatan. Data yang dihasilkan oleh sistem surveilans kesehatan masyarakat dapat digunakan : a) sebagai pedoman dalam melakukan tindakan segera untuk kasus-kasus penting kesehatan masyarakat b) mengukur beban suatu penyakit atau terkait dengan kesehatan lainnya, termasuk identifikasi populasi resiko tinggi c) memonitor kecenderungan beban suatu penyakit atau terkait dengan kesehatan lainnya, termasuk mendeteksi terjadinya outbreak dan pandemic d) sebagai pedoman dalam perencanaan, implementasi, dan evaluasi program e) mengevaluasi kebijakan-kebijakan publik f) memprioritaskan alokasi sumber daya kesehatan dan g) menyediakan suatu dasar untuk penelitian epidemiologi lebih lanjut.

Menurut Timmreck (2005), surveilans epidemiologi adalah pengumpulan, analisis, dan interpretasi secara sistematik dan berkesinambungan pada data yang berkaitan dengan kesehatan, penyakit, dan kondisi. Temuan dari kegiatan surveilans epidemiologi digunakan untuk merencanakan, mengkaji, mengevaluasi, dan menerapkan program pencegahan dan pengendalian di bidang kesehatan.

Surveilans kesehatan masyarakat adalah proses pengumpulan data kesehatan yang mencakup tidak saja pengumpulan informasi secara sistematik, tetapi juga melibatkan analisis, interpretasi, penyebaran, dan penggunaan informasi kesehatan. Hasil surveilans dan pengumpulan serta analisis data digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang status kesehatan populasi guna merencanakan, menerapkan, mendeskripsikan, dan mengevaluasi program kesehatan masyarakat untuk mengendalikan dan mencegah kejadian yang merugikan kesehatan. Dengan demikian, agar data dapat berguna, data harus akurat, tepat waktu, dan tersedia dalam bentuk yang dapat digunakan.

Sementara menurut pendapat lain dikemukakan, surveilans merupakan sebuah istilah umum yang mengacu pada observasi yang sedang berjalan, pengawasan berkelanjutan, pengamatan menyeluruh, pemantauan konstan, serta pengkajian perubahan dalam populasi yang berkaitan dengan penyakit, kondisi, cedera, ketidakmampuan, atau kecenderungan kematian.

Reffernce:

  • German, R.R. (2001) Recommendations and Reports, Update Guidelines for Evaluating Public Health Surveillance System 
  • Timmreck, C.T. (2005). Epidemiologi : Suatu Pengantar. EGC, Jakarta.

0 komentar:

Posting Komentar